Penggunaan tenses dalam bahasa Inggris sering menjadi tantangan bagi banyak pelajar karena berkaitan langsung dengan perubahan bentuk kata kerja dan konteks waktu. Kesalahan dalam memilih tenses dapat menyebabkan makna kalimat menjadi kurang tepat atau membingungkan lawan bicara. Oleh sebab itu, memahami pola tenses menjadi langkah awal yang penting dalam belajar bahasa Inggris.
Melalui pembahasan jenis tenses dalam bahasa Inggris yang dilengkapi rumus dan contoh kalimat, pembelajaran grammar dapat dilakukan secara lebih terarah. Materi ini dirancang untuk membantu pemula maupun pelajar memahami penggunaan tenses secara praktis sehingga mampu menerapkannya dalam komunikasi lisan dan tulisan dengan lebih percaya diri.
Apa Itu Tenses Dalam Bahasa Inggris?

Tenses dalam bahasa Inggris adalah bentuk grammar yang digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa berdasarkan perubahan kata kerja (verb). Pengertian tenses tidak hanya berkaitan dengan waktu, tetapi juga dengan kondisi suatu tindakan, apakah sedang berlangsung, sudah selesai, atau akan terjadi. Oleh karena itu, pemahaman tenses sangat penting dalam menyusun kalimat bahasa Inggris yang benar dan sesuai konteks.
Secara umum, tenses dalam bahasa Inggris memiliki pola dan rumus yang berbeda seperti simple, continuous, perfect, dan perfect continuous. Setiap jenis tenses digunakan untuk menjelaskan fungsi waktu tertentu dalam kalimat bahasa Inggris, baik dalam bentuk pernyataan, pertanyaan, maupun kalimat negatif. Dengan memahami pengertian dan fungsi tenses, pelajar dapat meningkatkan kemampuan grammar bahasa Inggris secara lebih efektif dan sistematis.
Jenis-Jenis Tenses Dalam Bahasa Inggris
Dalam bahasa Inggris, tenses berfungsi untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa sekaligus kondisi dari tindakan yang dilakukan. Perbedaan penggunaan tenses membantu pembaca atau pendengar memahami kapan suatu kegiatan berlangsung dan bagaimana prosesnya. Secara umum, tenses dikelompokkan ke dalam empat kategori waktu utama, yaitu:
- A. Present : Simple Present Tense, Present Continuous Tense, Present Perfect Tense, dan Present Perfect Continuous Tense.
- B. Past : Simple Past Tense, Past Continuous Tense, Past Perfect Tense, dan Past Perfect Continuous Tense.
- C. Future : Simple Future Tense, Future Continuous Tense, Future Perfect Tense, dan Future Perfect Continuous Tense.
- D. Past Future : Simple Past Future Tense, Past Future Continuous Tense, Past Future Perfect Tense, dan Past Future Perfect Continuous Tense.
Menguasai jenis-jenis tenses ini akan membantu Anda menyusun kalimat bahasa Inggris dengan lebih akurat dan mudah diterapkan dalam percakapan maupun tulisan. Untuk pemahaman lebih lanjut, simak rumus dan contoh tenses berikut ini.
1. Simple Present Tense
Simple present tense digunakan untuk menyatakan kebiasaan, aktivitas yang dilakukan secara rutin, serta fakta umum yang kebenarannya berlaku sepanjang waktu. Tense ini juga sering digunakan untuk menjelaskan jadwal tetap, seperti jadwal kerja atau kegiatan sehari-hari. Dalam penulisan, simple present tense termasuk bentuk tense yang paling sering digunakan.
A. Rumus Simple Present Tense
Berikut rumus simple present tense beserta pola kalimatnya yang digunakan dalam pembentukan kalimat bahasa Inggris sehari-hari:
- Rumus Kalimat (Positive): S + Verb 1 (s/es)
- Rumus Kalimat (Negative): S + do/does + not + Verb 1
- Rumus Kalimat (Question): Do/Does + S + Verb 1?
B. Contoh Simple Present Tense
Simak contoh berikut penggunaan simple present tense dalam kalimat bahasa Inggris sesuai pola yang benar berikut ini:
- Contoh Kalimat (Positive): “She works in an office.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She does not work on weekends.”
- Contoh Kalimat (Question): “Does she work every day?”
2. Present Continuous Tense
Present continuous tense merupakan bentuk tense yang digunakan untuk menyatakan aktivitas yang sedang berlangsung pada waktu sekarang. Tense ini menunjukkan bahwa suatu kegiatan masih terjadi dan belum selesai saat kalimat diucapkan. Selain itu, present continuous tense juga dapat digunakan untuk membahas rencana yang akan dilakukan dalam waktu dekat.
A. Rumus Present Continuous Tense
Bagian ini memuat rumus present continuous tense yang digunakan untuk membentuk kalimat positif, negatif, dan pertanyaan:
- Rumus Kalimat (Positive): S + am/is/are + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + am/is/are + not + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Am/Is/Are + S + Verb-ing?
B. Contoh Present Continuous Tense
Berikut contoh penggunaan present continuous tense dalam berbagai bentuk kalimat untuk memperjelas penerapannya:
- Contoh Kalimat (Positive): “They are studying English now.”
- Contoh Kalimat (Negative): “They are not studying at the moment.”
- Contoh Kalimat (Question): “Are they studying together?”
3. Present Perfect Tense
Present perfect tense berfungsi untuk menyampaikan kejadian yang sudah terjadi, tetapi efeknya masih dirasakan sampai sekarang. Fokus utamanya bukan pada kapan peristiwa itu terjadi, melainkan pada hasil yang ditimbulkannya. Oleh sebab itu, keterangan waktu yang jelas biasanya tidak digunakan.
A. Rumus Present Perfect Tense
Pada bagian ini disajikan susunan kalimat present perfect tense untuk berbagai bentuk kalimat, mulai dari pernyataan hingga pertanyaan:
- Rumus Kalimat (Positive): S + have/has + Verb 3
- Rumus Kalimat (Negative): S + have/has + not + Verb 3
- Rumus Kalimat (Question): Have/Has + S + Verb 3?
B. Contoh Present Perfect Tense
Bagian berikut menampilkan contoh kalimat present perfect tense agar penggunaan setiap bentuk kalimat dapat dipahami secara lebih nyata:
- Contoh Kalimat (Positive): “She has finished her homework.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She has not finished the task yet.”
- Contoh Kalimat (Question): “Has she finished her homework?”
4. Present Perfect Continuous Tense
Present perfect continuous tense digunakan untuk menekankan durasi suatu aktivitas yang telah berlangsung dari masa lalu hingga sekarang. Tense ini menyoroti proses terjadinya kegiatan, bukan hanya hasil akhirnya. Biasanya digunakan untuk aktivitas yang masih berlangsung atau baru saja berhenti.
A. Rumus Present Perfect Continuous Tense
Pada bagian ini ditampilkan pola kalimat present perfect continuous tense dalam bentuk pernyataan, negatif, dan pertanyaan:
- Rumus Kalimat (Positive): S + have/has + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + have/has + not + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Have/Has + S + been + Verb-ing?
B. Contoh Present Perfect Continuous Tense
Berikut contoh kalimat present perfect continuous tense yang menunjukkan cara penggunaannya dalam berbagai bentuk kalimat:
- Contoh Kalimat (Positive): “He has been working all day.”
- Contoh Kalimat (Negative): “He has not been working since morning.”
- Contoh Kalimat (Question): “Has he been working all day?”
5. Simple Past Tense
Simple past tense merupakan bentuk tense yang digunakan untuk menyatakan peristiwa yang terjadi dan telah selesai di masa lalu. Waktu kejadian umumnya jelas dan sering disertai keterangan waktu tertentu. Oleh karena itu, tense ini banyak digunakan dalam cerita, pengalaman pribadi, dan narasi sejarah.
A. Rumus Simple Past Tense
Bagian ini menunjukkan rumus simple past tense yang digunakan untuk menceritakan kejadian yang sudah berlalu:
- Rumus Kalimat (Positive): S + Verb 2
- Rumus Kalimat (Negative): S + did + not + Verb 1
- Rumus Kalimat (Question): Did + S + Verb 1?
B. Contoh Simple Past Tense
Beberapa contoh kalimat simple past tense yang memperlihatkan penggunaan setiap bentuk kalimat secara langsung:
- Contoh Kalimat (Positive): “I watched a movie last night.”
- Contoh Kalimat (Negative): “I did not watch TV yesterday.”
- Contoh Kalimat (Question): “Did you watch the movie?”
6. Past Continuous Tense
Past continuous tense digunakan untuk menggambarkan aktivitas yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu. Tense ini sering dipakai untuk menunjukkan dua kejadian yang terjadi secara bersamaan. Selain itu, past continuous tense juga dapat digunakan untuk menjelaskan latar suatu kejadian.
A. Rumus Past Continuous Tense
Rumus berikut digunakan untuk menggambarkan aktivitas yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu, baik dalam bentuk pernyataan, penyangkalan, maupun pertanyaan:
- Rumus Kalimat (Positive): S + was/were + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + was/were + not + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Was/Were + S + Verb-ing?
B. Contoh Past Continuous Tense
Contoh-contoh berikut memperlihatkan bagaimana past continuous tense digunakan untuk menjelaskan suatu kegiatan yang sedang terjadi pada momen tertentu di masa lampau:
- Contoh Kalimat (Positive): “She was studying at home.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She was not studying last night.”
- Contoh Kalimat (Question): “Was she studying at that time?”
7. Past Perfect Tense
Past perfect tense adalah tense yang digunakan untuk menyatakan kejadian yang terjadi lebih dahulu sebelum peristiwa lain di masa lalu. Tense ini berperan penting dalam memperjelas urutan waktu dalam kalimat. Biasanya, past perfect tense digunakan pada kalimat yang memiliki dua kejadian berbeda.
A. Rumus Past Perfect Tense
Berikut rumus past perfect tense beserta pola kalimatnya yang digunakan dalam pembentukan kalimat bahasa Inggris sehari-hari:
- Rumus Kalimat (Positive): S + had + Verb 3
- Rumus Kalimat (Negative): S + had + not + Verb 3
- Rumus Kalimat (Question): Had + S + Verb 3?
B. Contoh Past Perfect Tense
Simak contoh berikut penggunaan past perfect tense dalam kalimat bahasa Inggris sesuai pola yang benar berikut ini:
- Contoh Kalimat (Positive): “They had finished the work early.”
- Contoh Kalimat (Negative): “They had not finished the task.”
- Contoh Kalimat (Question): “Had they finished the work?”
8. Past Perfect Continuous Tense
Past perfect continuous tense merupakan bentuk tense yang menekankan durasi suatu aktivitas sebelum waktu tertentu di masa lalu. Fokus utamanya terletak pada proses berlangsungnya kegiatan tersebut. Dalam konteks tertentu, tense ini membantu menjelaskan penyebab terjadinya suatu peristiwa di masa lalu.
A. Rumus Past Perfect Continuous Tense
Pada bagian ini dibahas rumus past perfect continuous tense yang digunakan dalam pembentukan kalimat bahasa Inggris:
- Rumus Kalimat (Positive): S + had + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + had + not + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Had + S + been + Verb-ing?
B. Contoh Past Perfect Continuous Tense
Contoh berikut ini memperlihatkan penggunaan past perfect continuous Tense dalam kalimat bahasa Inggris, antara lain:
- Contoh Kalimat (Positive): “He had been studying for hours.”
- Contoh Kalimat (Negative): “He had not been studying long.”
- Contoh Kalimat (Question): “Had he been studying all night?”
9. Simple Future Tense
Simple future tense digunakan untuk menyatakan rencana, niat, atau keputusan yang akan dilakukan di masa depan. Tense ini juga sering digunakan untuk membuat prediksi atau janji. Dalam percakapan sehari-hari, simple future tense sangat umum digunakan.
A. Rumus Simple Future Tense
Untuk membentuk kalimat bahasa Inggris, digunakan rumus simple future tense dengan susunan tertentu. Rumus tersebut mencakup:
- Rumus Kalimat (Positive): S + will + Verb 1
- Rumus Kalimat (Negative): S + will + not + Verb 1
- Rumus Kalimat (Question): Will + S + Verb 1?
B. Contoh Simple Future Tense
Dalam penggunaan kalimat, simple future tense dapat dilihat melalui contoh di bawah ini:
- Contoh Kalimat (Positive): “I will call you later.”
- Contoh Kalimat (Negative): “I will not forget this moment.”
- Contoh Kalimat (Question): “Will you call me tonight?”
10. Future Continuous Tense
Future continuous tense menggambarkan aktivitas yang akan berlangsung pada waktu tertentu di masa depan. Penekanannya terletak pada proses terjadinya kegiatan, bukan sekadar hasil akhirnya. Bentuk tense ini sering muncul saat membahas rencana atau agenda yang sudah tersusun sebelumnya.
A. Rumus Future Continuous Tense
Bagian ini memuat rumus future continuous tense yang digunakan untuk membentuk kalimat positif, negatif, dan pertanyaan:
- Rumus Kalimat (Positive): S + will + be + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + will + not + be + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Will + S + be + Verb-ing?
B. Contoh Future Continuous Tense
Berikut contoh penggunaan future continuous tense dalam berbagai bentuk kalimat untuk memperjelas penerapannya:
- Contoh Kalimat (Positive): “She will be working tomorrow.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She will not be working at night.”
- Contoh Kalimat (Question): “Will she be working tomorrow?”
11. Future Perfect Tense
Future perfect tense menggambarkan suatu aktivitas yang diperkirakan sudah selesai pada waktu tertentu di masa depan. Penekanannya terletak pada pencapaian hasil sebelum batas waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, tense ini sering digunakan untuk menjelaskan target, rencana, atau perkiraan penyelesaian suatu kegiatan secara lebih jelas.
A. Rumus Future Perfect Tense
Berikut ini rumus future perfect tense digunakan untuk membentuk kalimat bahasa Inggris dengan struktur yang tepat:
- Rumus Kalimat (Positive): S + will + have + Verb 3
- Rumus Kalimat (Negative): S + will + not + have + Verb 3
- Rumus Kalimat (Question): Will + S + have + Verb 3?
B. Contoh Future Perfect Tense
Penggunaan future perfect tense dalam kalimat bahasa Inggris dapat dilihat pada contoh berikut:
- Contoh Kalimat (Positive): “They will have finished the project.”
- Contoh Kalimat (Negative): “They will not have finished by Monday.”
- Contoh Kalimat (Question): “Will they have finished the work?”
12. Future Perfect Continuous Tense
Future perfect continuous tense digunakan untuk menekankan durasi suatu aktivitas yang akan berlangsung hingga waktu tertentu di masa depan. Fokusnya bukan hanya pada hasil, tetapi juga lamanya proses kegiatan tersebut. Tense ini sering digunakan dalam konteks prediksi jangka panjang.
A. Rumus Future Perfect Continuous Tense
Pada bagian ini dibahas rumus future perfect continuous tense yang digunakan dalam pembentukan kalimat bahasa Inggris, sebagai berikut:
- Rumus Kalimat (Positive): S + will + have + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + will + not + have + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Will + S + have + been + Verb-ing?
B. Contoh Future Perfect Continuous Tense
Contoh berikut ini memperlihatkan penggunaan future perfect continuous tense dalam kalimat bahasa Inggris, antara lain:
- Contoh Kalimat (Positive): “He will have been working for five hours.”
- Contoh Kalimat (Negative): “He will not have been working long.”
- Contoh Kalimat (Question): “Will he have been working all day?”
13. Simple Past Future Tense
Past future tense bentuk sederhana menggambarkan rencana atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan, tetapi diceritakan dari sudut pandang masa lalu. Bentuk ini sering muncul dalam kalimat tidak langsung atau reported speech. Melalui tense ini, rencana seseorang di masa lalu dapat disampaikan dengan lebih jelas dan runtut.
A. Rumus Past Future Tense
Rumus past future tense digunakan untuk membentuk kalimat bahasa Inggris dengan pola tertentu, yaitu:
- Rumus Kalimat (Positive): S + would + Verb 1
- Rumus Kalimat (Negative): S + would + not + Verb 1
- Rumus Kalimat (Question): Would + S + Verb 1?
B. Contoh Rumus Past Future Tense
Berikut disajikan contoh penggunaan rumus past future tense dalam kalimat bahasa Inggris:
- Contoh Kalimat (Positive): “She said she would help me.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She would not leave early.”
- Contoh Kalimat (Question): “Would she help you?”
14. Past Future Continuous Tense
Past future continuous tense digunakan untuk menunjukkan aktivitas yang direncanakan akan sedang berlangsung di masa depan, tetapi diceritakan dari konteks masa lalu. Tense ini menekankan proses kegiatan yang akan terjadi. Umumnya muncul dalam kalimat reported speech.
A. Rumus Past Future Continuous Tense
Untuk membentuk kalimat bahasa Inggris, digunakan rumus past future continuous tense dengan susunan tertentu. Rumus tersebut mencakup:
- Rumus Kalimat (Positive): S + would + be + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + would + not + be + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Would + S + be + Verb-ing?
B. Contoh Past Future Continuous Tense
Dalam penggunaan kalimat, past future continuous tense dapat dilihat melalui contoh di bawah ini:
- Contoh Kalimat (Positive): “He said he would be studying.”
- Contoh Kalimat (Negative): “He would not be studying tonight.”
- Contoh Kalimat (Question): “Would he be studying later?”
15. Past Future Perfect Tense
Past future perfect tense menggambarkan suatu aktivitas yang diperkirakan telah selesai pada waktu tertentu di masa depan, tetapi diceritakan dari sudut pandang masa lalu. Bentuk tense ini membantu memperjelas target waktu dalam rencana yang dibuat sebelumnya. Oleh karena itu, past future perfect tense sering muncul dalam narasi maupun laporan.
A. Rumus Past Future Perfect Tense
Berikut ini rumus past future perfect tense digunakan untuk membentuk kalimat bahasa Inggris dengan struktur yang tepat:
- Rumus Kalimat (Positive): S + would + have + Verb 3
- Rumus Kalimat (Negative): S + would + not + have + Verb 3
- Rumus Kalimat (Question): Would + S + have + Verb 3?
B. Contoh Past Future Perfect Tense
Penggunaan past future perfect tense dalam kalimat bahasa Inggris dapat dilihat pada contoh berikut:
- Contoh Kalimat (Positive): “Mina would have finished her homework if she hadn’t gone shopping.”
- Contoh Kalimat (Negative): “People would not have known about BTS if there were no fans behind them.”
- Contoh Kalimat (Question): “Would you have finished your homework before tomorrow afternoon?”
16. Past Future Perfect Continuous Tense
Past future perfect continuous tense digunakan untuk menekankan durasi suatu aktivitas yang akan berlangsung hingga waktu tertentu di masa depan, tetapi diceritakan dari sudut pandang masa lalu. Fokus utamanya adalah lamanya proses kegiatan tersebut. Tense ini tergolong jarang digunakan, tetapi penting untuk dipahami secara konsep.
A. Rumus Past Future Perfect Continuous Tense
Pada bagian ini dibahas rumus past future perfect continuous tense yang digunakan dalam pembentukan kalimat bahasa Inggris, sebagai berikut:
- Rumus Kalimat (Positive): S + would + have + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Negative): S + would + not + have + been + Verb-ing
- Rumus Kalimat (Question): Would + S + have + been + Verb-ing?
B. Contoh Past Future Perfect Continuous Tense
Contoh berikut ini memperlihatkan penggunaan past future perfect continuous tense dalam kalimat bahasa Inggris, antara lain:
- Contoh Kalimat (Positive): “She would have been working all day.”
- Contoh Kalimat (Negative): “She would not have been working that long.”
- Contoh Kalimat (Question): “Would she have been working all day?”
Memahami jenis tenses dalam bahasa Inggris beserta rumus dan contohnya merupakan fondasi penting dalam penguasaan grammar. Dengan mengenali perbedaan fungsi setiap tense, Anda dapat menyampaikan makna waktu, urutan peristiwa, serta durasi suatu aktivitas secara lebih tepat dan jelas.
Melalui pembahasan enam belas jenis tenses ini, diharapkan Anda tidak hanya menghafal pola kalimat, tetapi juga memahami konteks penggunaannya dalam komunikasi sehari-hari. Dengan latihan yang konsisten, penggunaan tenses dalam bahasa Inggris akan terasa lebih natural, baik dalam percakapan maupun penulisan formal.
