• kayaba
  • gambar
  • Gerbang Depan
  • Pramuka
  • binaan yamaha

Selamat Datang di Website SMK INSTITUT INDONESIA KUTOARJO. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMK INSTITUT INDONESIA KUTOARJO

NPSN : 20306181

Jl.Tentara Pelajar No.15A Kutoarjo, Kab. Purworejo


info@smkiikutoarjo.sch.id smkiikta@gmail.com

TLP : (0275)641164


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 18033
Pengunjung : 9139
Hari ini : 13
Hits hari ini : 20
Member Online : 0
IP : 3.238.190.82
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

OSIS SMK Institut Indonesia Kutoarjo bentuk Tim Gugus Covid 19




Keinginan untuk tetap belajar di sekolah membuat OSIS SMK Institut Indonesia (SMK II) Kutoarjo membentuk Satgas Covid-19 dengan simulasi pembelajaran di era new normal selama tiga hari, Kamis – Sabtu (15/17/10). Satgas Covid-19 dibentuk untuk memastikan para siswa mematuhi protokol kesehatan saat datang ke sekolah melakukan konsultasi belajar.

Waka Kesiswaan SMK II, Slamet Hariyadi, SE, menuturkan, pihaknya ingin membangun kesadaran siswa dan sekolah bersama-sama menghadapi situasi yang ada. 

“Anak-anak sudah bosan belajar dengan cara mantengin HP seharian di rumah. Mereka ingin datang ke sekolah melakukan kegiatan praktik seperti sebelum adanya Covid-19,” jelas Slamet Hariyadi.

Menurutnya, karakter pembelajaran di SMK yang 60% praktik dan 40% teori memang tidak bisa dilakukan hanya dengan model daring. Untuk itu sekolah merespon keluhan siswa dengan membuka konsultasi belajar pada mata pelajaran praktik, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

Sementara itu Salwianto, M.Pd, pembina OSIS, mengatakan, Satgas Covid-19 selain dibekali pelatihan protokol kesehatan juga dilatih leadership. Tujuannya agar menjadi tim yang solid, bisa menjadi teladan bagi teman-temanya.

“Satgas Covid-19 dibagi menjadi beberapa grup untuk menegakkan protokol kesehatan tiap pagi saat siswa memasuki sekolah dan selama kegiatan konsultasi belajar. Dengan mentoring teman sebaya ini, diharapkan akan tumbuh kebersamaan dan kesadaran sesama siswa,” ungkapnya.

Ditambahkan Salwianto, pandemi bisa digunakan untuk mengajari siswa saling tolong-menolong, saling peduli dan berhati-hati. Untuk itu perilaku pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan gaya hidup sehat harus menjadi kebiasaan harian. 

Terpisah, Muhamad Ali, Ketua OSIS, mengatakan, pelatihan Satgas Covid-19 diakui sangat menyenangkan karena materi disampaikan dalam bentuk video dan game-game permainan yang memunculkan kerjasama, tanggung jawab dan kebersamaan.



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas